Osaka, Jepang – Perhelatan World Expo 2025 Osaka, Kansai menjadi momen berharga untuk menampilkan semangat dan kualitas kewirausahaan Indonesia ke panggung dunia. Kesempatan ini tidak disia-siakan oleh Kongres Wanita Indonesia (KOWANI), organisasi yang didirikan melalui Kongres Perempoean Indonesia Pertama di Yogyakarta pada 22 Desember 1928, dengan membawa Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) binaannya.
Osaka, Jepang – Perhelatan World Expo 2025 Osaka, Kansai menjadi momen berharga untuk menampilkan semangat dan kualitas kewirausahaan Indonesia ke panggung dunia. Kesempatan ini tidak disia-siakan oleh Kongres Wanita Indonesia (KOWANI), organisasi yang didirikan melalui Kongres Perempoean Indonesia Pertama di Yogyakarta pada 22 Desember 1928, dengan membawa Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) binaannya.
Dalam rangkaian kegiatan di Osaka, pada Jumat, 11 Juli 2025, Konsul Jenderal RI Osaka, John Tjahjanto Boestami, telah menerima audiensi delegasi KOWANI dan 40 UMKM binaan yang dipimpin Ny. Atiek Sardjana, salah satu Ketua KOWANI. Silaturahmi juga turut dihadiri oleh jajaran pejabat KJRI Osaka serta Dharma Wanita Persatuan (DWP) KJRI Osaka.
“KOWANI merupakan organisasi berbentuk federasi tertua dan terbesar di Indonesia yang terdiri dari 115 organisasi perempuan tingkat nasional dan beranggotakan +97 juta perempuan. KOWANI aktif membina UMKM perempuan bekerja sama dengan pemerintah, perbankan, dan lembaga strategis lainnya”, ujar Ny. Atiek sembari memperkenalkan anggota delegasi.
Dalam sambutannya, Konjen RI menyampaikan apresiasi atas peran dan kontribusi KOWANI turut mempromosikan komitmen Indonesia terhadap Sustainable Development Goals (SDGs) dan produk ramah lingkungan karya anak bangsa di panggung World Expo 2025. “KOWANI juga telah memberikan ruang bagi para peserta UMKM/mitra untuk menjalin networking, bertukar gagasan, dan memperluas kesempatan kerja sama dan investasi melalui forum bisnis dan one-on-one meeting”, sambut Konjen John T. Boestami.
Melalui undangan Bappenas, KOWANI berpartisipasi pada World Expo 2025 pada 8 – 13 Juli 2025 melalui penyelenggaraan forum bisnis dan pameran produk. Terdapat dua forum bisnis yang digelar dengan tema “Building Inclusive Growth for Women in Business” dan “Enabling Growth: How Industry Can Support the Delevopment of SMEs”. Pada sesi One-on-One Meeting, KOWANI atas fasilitasi KJRI Osaka dan Paviliun Indonesia telah diselenggarakan 16 pertemuan antara UMKM Indonesia dengan 8 perusahaan mitra potensial di Jepang.

KOWANI juga menggelar Rolling Exhibition menampilkan 20 produk UMKM binaan yang mengangkat tema SDGs dan produk ramah lingkungan, seperti produk fashion multifungsi, produk olahan bambu, kain tradisional, aksesori daur ulang dari botol kaca, essential oil untuk perawatan tubuh, dan produk kecantikan dengan bahan baku serbuk Mutiara. Pameran tersebut memperoleh tanggapan positif dari pengunjung Paviliun Indonesia yang tampak dari tingginya interaksi dengan para pengusaha dan permintaan informasi terkait produk-produk yang dipamerkan.

Audiensi di KJRI Osaka ini dimanfaatkan untuk berdiskusi tentang penguatan kerja sama promosi produk UMKM Indonesia serta tantangan dan peluang dalam menembus pasar Jepang. “Jepang memiliki potensi pasar besar bagi produk UMKM Indonesia, seperti dari kopi, cokelat, rempah-rempah, makanan olahan, perikanan, hingga komponen otomotif dan elektronik”, tambah Konjen RI. KJRI Osaka senantiasa berkomitmen untuk kolaborasi, terutama dalam kegiatan promosi ekonomi, budaya, dan pariwisata melalui gelaran World Expo 2025, forum bisnis, business matching, hingga festival.
Sumber Berita : https://kemlu.go.id/




