Ketua Umum Kongres Wanita Indonesia (KOWANI), Ny. Nannie Hadi Tjahjanto, memberikan pidato penutup pada acara Forum Perempuan yang diselenggarakan oleh Farid Nila Moeloek Society pada Selasa, 10 Maret 2026.
Kegiatan yang berlangsung di Dian Ballroom Hotel Raffles Jakarta, Lantai 11, Jalan Prof. Dr. Satrio Kav. 3–5, Karet Kuningan, Setiabudi, Jakarta Selatan tersebut menjadi ruang dialog strategis yang mempertemukan para tokoh perempuan, akademisi, tenaga kesehatan, organisasi perempuan, serta berbagai pemangku kepentingan untuk memperkuat komitmen terhadap perlindungan hak-hak perempuan dan anak perempuan di Indonesia.
Forum Perempuan tahun ini mengangkat tema:
“Dari Hak Menuju Aksi untuk Semua Perempuan dan Anak Perempuan.”
Dalam kesempatan tersebut, Prof. Dr. dr. Nila Farid Moeloek, Sp.M(K), mantan Menteri Kesehatan Republik Indonesia sekaligus tokoh kesehatan perempuan Indonesia, menegaskan bahwa perjuangan hak perempuan tidak dapat dipisahkan dari pemenuhan hak atas kesehatan perempuan.
“Ketika kita berbicara tentang hak, kita tidak bisa memisahkannya dari tubuh dan kesehatan perempuan. Hak atas kesehatan adalah fondasi dari kesetaraan,” ujar Prof. Nila Moeloek.
Ia juga menyoroti bahwa kesehatan perempuan masih menghadapi berbagai tantangan serius, terutama dalam aspek kesehatan reproduksi, proses kehamilan dan persalinan, serta berbagai bentuk kekerasan yang masih dialami perempuan di berbagai ruang kehidupan.
“Hak dan keadilan bagi perempuan tidak boleh berhenti. Mari bersama-sama memastikan bahwa setiap perempuan memiliki ruang, kesempatan, dan dukungan untuk berperan sebagai penggerak perubahan,” pesan Prof. Nila Moeloek.
Menutup forum tersebut, Ketua Umum KOWANI Ny. Nannie Hadi Tjahjanto menegaskan bahwa perjuangan perempuan Indonesia harus terus diperkuat melalui kolaborasi lintas sektor dan lintas generasi.
Menurutnya, perempuan memiliki peran strategis sebagai pilar utama dalam membangun peradaban bangsa yang berkeadilan, berkeadaban, dan berkelanjutan.
Salam Ibu Bangsa
Merdeka Melaksanakan Dharma



